TAK KENAL MAKA TAK SAYANG?
NAMA :
NURUL IKHSANI UMAR
NIM :
1811111220004
KELOMPOK : NERVUS OKULOMOTOR
Tak kenal maka tak sayang? Ya, mungkin judul tersebut
lah yang dapat menggambarkan secara ringkas mengenai pengalaman saya di pekan
salam kenal LKMM-TD FKG ULM 2018. Di pekan tersebut, saya dan teman-teman
lainnya di angkatan 2018 berkesempatan untuk melakukan salam kenal atau
perkenalan singkat dengan kakak tingkat serta staf dan dosen pengajar di FKG
ULM. Kesempatan seperti ini menurut saya sangat berharga, terlebih lagi bagi saya
selaku mahasiswa baru yang masih belum mengenal keluarga FKG ULM secara
keseluruhan.
Dalam proses melalui kegiatan salam kenal ini, saya dan
teman-teman yang lainnya sangat antusias dalam berkenalan dengan kakak tingkat
beserta staf dan dosen. Di pekan pertama dan kedua, kami berkesempatan untuk
berkenalan secara langsung dengan kakak tingkat dari angkatan 2017, 2016, dan
2015 serta 10 orang kakak koas. Dalam berkenalan dengan kakak tingkat, tentunya
kami tidak hanya sekedar berkenalan tentang nama dan asal daerah saja, tetapi
kami juga berkesempatan untuk bertanya-tanya kepada mereka mengenai apa saja
yang ingin kita ketahui. Untuk saya pribadi, saya lebih sering bertanya kepada
kakak tingkat mengenai apa saja kendala yang kerap mereka alami sewaktu berada
di posisi kami saat ini serta pertanyaan seputar blok-blok atas yang konon
katanya sangat sulit untuk dilalui. Adapun, beberapa kendal yang kerap kami
rasakan selama menjalani proses salam kenal ini, yaitu kendala waktu dan
kesempatan di mana kakak tingkat yang ingin kami kenal terkadang memiliki kesibukan
lain di luar kampus, sehingga tidak dapat melakukan salam kenal dengan kami
ketika kami memiliki waktu luang, dan juga kendala ketika jadwal kami bentrok
dengan jadwal kosong kakak tingkat sehingga kami tidak dapat melakukan salam
kenal karena kami harus menghadiri kegiatan perkuliahan.
Setelah berkenalan dengan kakak tingkat, di pekan ketiga kami
melanjutkan berkenalan dengan dosen dan staf di FKG ULM. Dalam perkenalan kali
ini, kami dituntut untuk dapat menghargai waktu sebab waktu perkenalan yang
kami miliki terbatas dan hanya sepekan saja. Selain itu, kami juga tidak dapat
memaksakan kehendak atas waktu luang yang dokter miliki, sebab kami menghargai
kewenangan serta privasi mereka. Untuk itu, setiap penanggung jawab yang
menghubungi dokter serta staf akan memberikan informasi kepada kami apabila
dokter yang bersangkutan berkenan dan sedang memiliki waktu luang untuk
kegiatan salam kenal ini. Menurut saya, perkenalan dengan dokter dan staf ini sangat
berbeda dengan perkenalan dengan kakak tingkat. Jika sebelumnya kami lebih
sering bertanya ketika berkenalan, di perkenalan dengan dosen dan staf ini kami
lebih sering diberikan pertanyaan oleh dosen dan staf ketika melakukan kegiatan
salam kenal. Untuk itu, kami harus cepat tanggap ketika mulai diajukan beberapa
pertanyaan yang kadang membuat kami bingung dalam menjawabnya.
Komentar
Posting Komentar