Yang Berlalu Tidak Harus Selalu Dilupakan
Nama : Nur Octafia Hulfah Abiyanti
NIM : 1811111220039
Kelompok : Nervus Okulomotor
Assalamu'alaikum warrahmatullah.
NIM : 1811111220039
Kelompok : Nervus Okulomotor
Assalamu'alaikum warrahmatullah.
Kembali lagi di blog saya, kali ini saya akan menceritakan tentang evaluasi dan pemberian tugas masih dalam lingkup LKMM-TD 2018. Saat malam hari pukul 10 koti LKMM menginfokan di jarkom jadwal kalau ada pertemuan LKMM jam 4 di RKB 3 besok harinya, seketika kami langsung memutuskan untuk menggunakan pakaian dengan warna sama (baju warna putih, celana/rok hitam, kerudung hitam bagi cewe muslim, sepatu hitam), sama seperti pakaian saat pertemuan LKMM biasanya. Kami hari itu ada sosialisasi KPU mengenai sistem pemilu, kuliah jam 1-4, saat jam kosong kami gunakan untuk salam kenal dengan dosen dan staff, jadi kami pertemuan LKMM setelah kuliah sekitar jam setengah 5 lewat. Saat pertemuan tersebut suasana nya sangat menegangkan, bahkan setiap ditanya kami hanya bisa diam karena bingung apa yang harus kami jawab dan rasanya seperti tidak ada ide sama sekali karena tidak ada yang bisa berfikir. Pertama kami ditanya tiap kelompok mengenai hasil kewirausahaan yang harus disampaikan oleh ketua setiap kelompok harus sesuai dengan data hasil akhir kewirausahaan yang sudah dihitung dan dilaporkan, alhamdulillah kelompok ku memenuhi target tapi pas-pas an, karena deadline sudah habis jadi hasilnya seadanya yang ada di tangan saja. Alhamdulillah semua kelompok bisa memenuhi target. Setelah laporan hasil uang dari kewirausahaan kemudian kami ditanya mengenai siapa saja yang belum selesai salam kenal dengan kakak tingkat, ternyata ada beberapa teman kami yang belum selesai jadi kakak panitia LKMM memberi waktu lagi untuk menyelesaikan salam kenal dengan kakak tingkat. Evaluasi yang paling utama yaitu mengenai etika kami yang masih sangat kurang. Mengingat konsekuensi yang sebelum tugas salam kenal, kewirausahaan, magang BSO diberikan, ada satu konsekuensi yang sangat berat bagi kami yaitu tidak diluluskannya LKMM untuk 6 orang yang sudah mengisi nama di form yang sudah disediakan sebelumnya dan di tanda tangani oleh koti sebelumnya karena Koti LKMM kami diganti yang baru. Enam orang yang ketidaklulusan nya dijadikan konsekuensi adalah Koti angkatan, wakoti angkatan, koti LKMM, wakoti LKMM, dan 3 orang PJ tugas. Karena mereka yang bertanggung jawab memimpin angkatan, tapi kami yang merasa tidak enak sedih campur aduk perasaan kami karena enam orang itu adalah keluarga kami yang sangat berjasa, mereka yang terbaik dalam mengurus kami susah payah masa tidak diluluskan, padahal mereka ada di ambang ketidak lululsan dikarenakan kami yang tidak menyelesaikan tugas dengan baik. Tidak lama keenam orang tadi benar-benar disuruh maju ke depan, kemudian mereka diberikan sertifikat LKMM mereka dan kakak panitia semuanya menyuruh mereka berenam merobek sertifikat LKMM masing-masing. Saat itu kami terkejut dan tidak tega melihat mereka harus dinyatakan tidak lulus, tapi kami tidak tau harus bagaimana menyelamatkan mereka saat itu bahkan sampai ada dari kami yang berteriak untuk melarang mereka bernama merobek sertifikat, apa boleh buat kakak panitia semuanya memaksa mereka untuk segera merobek sertifikat dan keluarga dari ruangan RKB. Kami hanya bisa terdiam karena perasaan yang campur aduk rasanya saat itu. Setelah sertifikat dirobek mereka bernama benar-benar keluar seakan sungguh sudah dinyatakan tidak lulus, tetapi saat diluar mereka sangat memohon untuk tetap bisa lulus LKMM, dan kami juga bertekat untuk bisa meluluskan mereka karena kita keluarga yang tidak boleh apatis. Kemudian kami ditanya bagaimana konsekuensinya, kemudian hanya beberapa yang mengemukakan pendapat karena kebanyakan dari kami masih syok setelah tau kalau keenam orang tadi tidak lulus LKMM. Akhirnya konsekuensinya diberikan langsung oleh kakak panitia karena waktu juga yang sudah semakin sore. Tugas kami adalah membuat makalah individu dental material, poster per kelompok, gambar determinasi gigi dari sudut pandang 6 aspek untuk angkatan, dan gambar anatomi per individu dalam waktu 5 hari, kalau tugas tidak selesai maka kami harus mengulang 3× lipat. Saat hari H pengumpulan tugas di sore hari waktu itu kakak panitia seksi tugas langsung mengecek hasil semua tugas yang kami kerjakan, ternyata masih banyak yang tidak sesuai dengan format dan isinya masih belum sesuai harapan, jadi kakak nya masih terbaik hati memberi waktu 2 hari untuk revisi tugas. Semua tugas masing-masing kami revisi pastinya dengan saling membantu satu sama lain. Setelah hari H pengumpulan yang kedua kalinya kami agak terlambat padahal sebelum waktu pengumpulan semua sudah lengkap itu karena kurangnya komunikasi, dan ini harus kami jadikan pelajaran, semua perwakilan tiap kelompok bersama-sama mengumpulkan tugas dengan didampingi koti LKMM dan koti angkatan. Saat itu kami ditanya bagaimana hasil revisi tugas kami, kami jawab masih ada beberapa yang tidak sesuai format karena memang seperti itu setelah kami cek sendiri, jadi kami diingatkan bahwa kalau tugas tidak selesai artinya harus ulang tiga kali lipat, alhamdulillah kakak nya masih memberi waktu kepada kami untuk mencari solusi terbaik jika memang tidak ingin diulang tiga kali lipat, karena kata kakak nya walaupun diulang tapi hasilnya tetap sama artinya percuma saja, karena yang mengerti angkatan kami ya kami sendiri jadi harusnya kami tau cara terbaik apa yang akan menjadi solusi. Mengenai ke enam orang tadi mereka masih diberi kesempatan dengan catatan acara fun day, school visit dan welma harus sukses baru mereka bisa lulus, jadi kami harus berjuang bersama untuk menyukseskan acara selanjutnya. Sekian cerita dari saya, jangan lewatkan pengalaman saya bersama cementum 2018 selanjutnya yang akan saya ceritakan di blog ini lagi, sampai jumpa.
Wassalamu'alaikum warramatullah.
Komentar
Posting Komentar